Sabtu, 29 November 2014

Cerpen Anak : Ada Apa ya?

Ada Apa ya ?

Karya : Aeschylus Ncy

Namaku, Hitomi Arishima, 14 tahun, bersekolah di Sekolah Perempuan Anna, yang terletak di bagian Barat Tokyo.

Rumahku tidak jauh dari sekolah, hanya berjarak 1 kilometer. Aku mempunyai 2 sahabat yang  kocak, pintar, lucu, tapi menjengkelkan, namanya Meguri Youka, panggil saja Youka dan Marina Futaba, panggil saja Marina. Hari ini, tanggal 14 Juli, dan sudah 2 hari teman-temanku tidak bermain denganku, mungkin mereka marah padaku, tapi aku merasa tidak pernah berbuat salah pada mereka. Aku pengen banget main sama mereka lagi, curhat bareng, ke kantin bareng, duhh pokoknya pinginnya bareng-bareng.

Entah kenapa, kalo gak ada mereka berdua rasanya sepi banget. Jadinya terpaksa deh aku makan dan ke kantin sendirian. Hari ini aku merasa sangat lapar  dan pergi ke kantin bersama temanku yang bernama Kagami Haru, panggil saja Haru. Haru adalah orang yang baik, pintar dan tidak sombong. Haru selalu menemaniku jika aku sedang kesepian, seperti saat ini.

Esoknya disaat pulang sekolah, aku bertemu dengan Youka dan Marina, saat aku menyapa mereka, mereka melaluiku dengan tatapan sinis. “Apa yang salah denganku?” batinku. Jauh di belakang sana, Haru memanggilku dengan teriakannya yang terdengar lucu. Ia menghampiriku dan bertanya dengan nada yang sangat cepat “Ada apa? Kau kenapa? Kau sedang apa disini? Kenapa wajahmu terlihat sedih seperti itu Hitomi?"

“Cepat sekali pertanyaanmu, aku hampir tidak mengerti dengan ucapanmu, huft, kebiasaan yang aneh. Aku tidak apa-apa, tadi aku bertemu dengan Youka dan Marina, lalu aku menyapa, tetapi mereka mebalasku dengan tatapan sinis. Aku tidak tahu kesalahan apa yang telah aku perbuat sehingga mereka seperti itu” balasku dengan nada dan ekspresi wajah yang tampak sedih. 

“Sabar” jawab Haru.

Keesokan harinya, tanggal 16 Juli. Aku melihat Youka dan Marina sedang berbisik di tempat sepi bersama teman-temanku yang lain. Dan, aku melihat seorang anak perempuan yang taka sing lagi bagiku, anak itu selalu merunduk ketika kami berpapasan, selalu mengalihkan pandangan ketika ia tertangkap basah sedang memperhatikanku, aku tak tahu siapa dia, tak tahu namanya, dan tak tahu ia kelas apa dan berapa. Mereka terlihat seperti sedang merencanakan sesuatu. “Aku tambah bingung, ada apa dengan semua ini? Apakah gadis itu dan teman-temanku yang lain berniat buruk padaku? Aku bingung!!! Tuhan, tolonglah aku … “ batinku.

Sepulang sekolah, Youka, Marina, dan teman-teman yang lain menghampiriku. “Ada apa ini? Mengapa semuanya ada disini? Apa yang aka terjadi denganku kali ini?” batinku. Jantungku terasa mau copot dibuatnya, keringat dingin membasahi bajuku, mataku sudah berkaca-kaca, dan tiba-tiba… 

Plok! Plok! Plok! 

Seorang anak dari belakang melempariku tiga buah telur tepat di atas kepalaku, satu bungkus tepung terigu tumpah di seluruh bagian tubuhku, hingga mengotori pakaianku, dan… baunya sangat menyengat!!!

“SELAMAT ULANG TAHUN!!!” semua temanku bersorak termasuk anak tak kukenal itu. Ternyata, yang melempariku tepung dan telur busuk itu adalah anak yang tak kukenal itu. 

Dengan segera Youka dan Marina menghampiriku dan berkata “Kejutan!!! Ini semua adalah rencana dari Ayako Haru, panggil saja dia Aya, dia anak kelas VIII-2. Aya melakukan semua ini karena dia ingin berteman denganmu, sejak kita kelas satu, di selalu memprhatikan kita. Tiga hari yang lalu, Aya berkenalan denganku dan Marina, lalu ia memintaiku tolong untuk membantunya dalam kejutan ulang tahunmu, dia mengetahui ulang tahunmu karena dia pernah melihat biodatamu di ruang guru secara tidak sengaja, dia yang menyusun semua rencana ini, bahkan dia telah membuatkanmu kue ulang tahun yang enak dan cantik. Maafkan kami ya, karena kami tidak menemanimu selama 3 hari. Ini semua demi kesuksesan rencana kami, dan berkat bantuan Haru, semua rencana ini menjadi semakin mudah dan menyenangkan.” Ucap Youka.

“Arishima, aku adalah Ayako Haru kelas VIII-2. Aku ingin berteman denganmu, Maukah kau menjadi temanku?” Sahut Aya.

“Tentu saja aku mau menjadi temanmu. Mulai sekarang, kita akan selalu bersama-sama. Oke!!! “ Jawabku dengan nada bangga dan terharu.

Seketika, air mataku jatuh tak tertahan karena rasa bahagia yang sangat dalam.



Arigatou ! :)



Publish : September 29, 2014
Republish : April 7, 2018