Ada Apa ya
?
Karya : Aeschylus Ncy
Namaku,
Hitomi Arishima, 14 tahun, bersekolah di Sekolah Perempuan Anna, yang terletak
di bagian Barat Tokyo.
Rumahku
tidak jauh dari sekolah, hanya berjarak 1 kilometer. Aku mempunyai 2 sahabat
yang kocak, pintar, lucu, tapi menjengkelkan, namanya Meguri
Youka, panggil saja Youka dan Marina Futaba, panggil saja Marina. Hari ini, tanggal
14 Juli, dan sudah 2 hari teman-temanku tidak bermain denganku, mungkin mereka
marah padaku, tapi aku merasa tidak pernah berbuat salah pada mereka. Aku
pengen banget main sama mereka lagi, curhat bareng, ke kantin bareng, duhh
pokoknya pinginnya bareng-bareng.
Entah
kenapa, kalo gak ada mereka berdua rasanya sepi banget. Jadinya terpaksa deh
aku makan dan ke kantin sendirian. Hari ini aku merasa sangat
lapar dan pergi ke kantin bersama temanku yang bernama Kagami Haru,
panggil saja Haru. Haru adalah orang yang baik, pintar dan tidak sombong. Haru
selalu menemaniku jika aku sedang kesepian, seperti saat ini.
Esoknya
disaat pulang sekolah, aku bertemu dengan Youka dan Marina, saat aku menyapa
mereka, mereka melaluiku dengan tatapan sinis. “Apa yang salah
denganku?” batinku. Jauh di belakang sana, Haru memanggilku dengan
teriakannya yang terdengar lucu. Ia menghampiriku dan bertanya dengan nada yang
sangat cepat “Ada apa? Kau kenapa? Kau sedang apa disini? Kenapa wajahmu
terlihat sedih seperti itu Hitomi?"
“Cepat sekali pertanyaanmu, aku hampir
tidak mengerti dengan ucapanmu, huft, kebiasaan yang aneh. Aku tidak apa-apa,
tadi aku bertemu dengan Youka dan Marina, lalu aku menyapa, tetapi mereka
mebalasku dengan tatapan sinis. Aku tidak tahu kesalahan apa yang telah aku
perbuat sehingga mereka seperti itu” balasku dengan nada dan ekspresi wajah yang
tampak sedih.
“Sabar” jawab Haru.
Keesokan
harinya, tanggal 16 Juli. Aku melihat Youka dan Marina sedang berbisik di
tempat sepi bersama teman-temanku yang lain. Dan, aku melihat seorang anak
perempuan yang taka sing lagi bagiku, anak itu selalu merunduk ketika kami
berpapasan, selalu mengalihkan pandangan ketika ia tertangkap basah sedang
memperhatikanku, aku tak tahu siapa dia, tak tahu namanya, dan tak tahu ia
kelas apa dan berapa. Mereka terlihat seperti sedang merencanakan
sesuatu. “Aku tambah bingung, ada apa dengan semua ini? Apakah gadis
itu dan teman-temanku yang lain berniat buruk padaku? Aku bingung!!! Tuhan,
tolonglah aku … “ batinku.
Sepulang
sekolah, Youka, Marina, dan teman-teman yang lain menghampiriku. “Ada
apa ini? Mengapa semuanya ada disini? Apa yang aka terjadi denganku kali
ini?” batinku. Jantungku terasa mau copot dibuatnya, keringat dingin
membasahi bajuku, mataku sudah berkaca-kaca, dan tiba-tiba…
Plok! Plok! Plok!
Seorang anak dari belakang melempariku tiga buah telur tepat di atas kepalaku,
satu bungkus tepung terigu tumpah di seluruh bagian tubuhku, hingga mengotori
pakaianku, dan… baunya sangat menyengat!!!
“SELAMAT
ULANG TAHUN!!!” semua temanku bersorak termasuk anak tak kukenal itu. Ternyata,
yang melempariku tepung dan telur busuk itu adalah anak yang tak kukenal itu.
Dengan segera Youka dan Marina menghampiriku dan berkata “Kejutan!!! Ini semua
adalah rencana dari Ayako Haru, panggil saja dia Aya, dia anak kelas VIII-2.
Aya melakukan semua ini karena dia ingin berteman denganmu, sejak kita kelas
satu, di selalu memprhatikan kita. Tiga hari yang lalu, Aya berkenalan denganku
dan Marina, lalu ia memintaiku tolong untuk membantunya dalam kejutan ulang
tahunmu, dia mengetahui ulang tahunmu karena dia pernah melihat biodatamu di
ruang guru secara tidak sengaja, dia yang menyusun semua rencana ini, bahkan
dia telah membuatkanmu kue ulang tahun yang enak dan cantik. Maafkan kami ya,
karena kami tidak menemanimu selama 3 hari. Ini semua demi kesuksesan rencana
kami, dan berkat bantuan Haru, semua rencana ini menjadi semakin mudah dan menyenangkan.”
Ucap Youka.
“Arishima,
aku adalah Ayako Haru kelas VIII-2. Aku ingin berteman denganmu, Maukah kau
menjadi temanku?” Sahut Aya.
“Tentu
saja aku mau menjadi temanmu. Mulai sekarang, kita akan selalu bersama-sama.
Oke!!! “ Jawabku dengan nada bangga dan terharu.
Seketika,
air mataku jatuh tak tertahan karena rasa bahagia yang sangat dalam.
Arigatou ! :)
Publish : September 29, 2014
Republish : April 7, 2018